
Morning, bulan kmrn tuh penuh cobaan buatku.. Bayangin aja, sebulan kmrn waktu aku di Jkt kan HP ku diservis. Pulang dr Jkt, aku aktifin simcard pake HP rumah, krn HP ku msh di Jkt. Trus aku isi pulsa 5000 dan bsknya langsung habis pdhl satu hari tu aku cuma sms. Karena aku curiga kalau2 krn sms info lowongan kerja yang tau2 muncul begitu aku aktifkan simcard hari itu, so aku isi lagi 5000 dan langsung aku cek pulsa begitu dpt sms info lowongan kerja dan bener deh, ternyata pulsaku kesedot sms “info lowongan kerja”. Belakangan setelah aku liat di website simcard tu, emang ada fasilitas untuk simcardku. Padahal aku gak pernah register ke layanan tersebut. So, karena aku dua kali datang ke kantor provider simcardku dan gak dapat respon & penyelesaian, aku kirim lah surat ke surat kabar di kotaku. Seminggu kemudian, suratku dimuat dan respon pun datang ke hapeku. Tp tadi, setelah 2 minggu, penyelesaian didapatkan. Dan akhirnya pulsaku kembali hehe. Yach meski sempat dongkol.
Setelah ada peraturan tarif telepon, kok tidak dibarengi dengan pelayanan (service center) dan hal teknis yang makin baik. Dari pengalaman ku, semenjak iklan-iklan tarif telepon dan smsmurah, sinyal sering hilang (padahal nih provider simcardku punya BTS di dekat rumah)dan kalo sms di saat jam tarif telepon promo, sering gak nyampe. Na baca di surat kabar yang mensurvei tanggapan pengguna handphone, semenjak maraknya kebijakan provider dalam memberlakukan tarif telepon dan sms promo. Hasilnya adalah mayoritas responden menyatakan lebih suka membayar lebih mahal untuk pelayanan yang lebih baik.
Kalau sobat, bagaimana tanggapannya?



Tidak ada komentar:
Posting Komentar